Open Access Policy
JUTIKOM: Jurnal Teknologi Informasi, Informatika dan Ilmu Komputer menerapkan kebijakan akses terbuka untuk mendukung penyebarluasan, pertukaran, pemanfaatan, dan pengembangan pengetahuan secara luas. JUTIKOM menyediakan akses langsung dan bebas biaya kepada pembaca terhadap seluruh artikel yang telah diterbitkan melalui laman resmi jurnal.
1. Prinsip Akses Terbuka
JUTIKOM memberikan akses terbuka terhadap seluruh artikel sejak tanggal penerbitannya. Jurnal tidak menerapkan masa tunggu, embargo, pembatasan langganan, atau kewajiban pembayaran bagi pembaca untuk mengakses teks lengkap artikel.
Setiap pengguna dapat membaca, mengunduh, menyimpan, mencetak, menelusuri, dan menghubungkan artikel JUTIKOM untuk kepentingan akademik, penelitian, pendidikan, pengembangan teknologi, dan penggunaan lain yang sah sesuai ketentuan lisensi artikel.
Kebijakan ini bertujuan memperluas jangkauan publikasi, mempercepat pertukaran pengetahuan, meningkatkan keterlihatan hasil penelitian, dan mendorong pemanfaatan temuan ilmiah oleh masyarakat akademik maupun profesional.
2. Akses Langsung Tanpa Embargo
JUTIKOM menyediakan teks lengkap setiap artikel secara langsung setelah editor menerbitkan artikel tersebut. Pembaca tidak perlu melakukan pendaftaran, berlangganan, atau melakukan pembayaran untuk mengakses artikel.
JUTIKOM tidak menerapkan embargo terhadap:
- abstrak artikel;
- teks lengkap artikel;
- file artikel dalam format PDF atau format publikasi lain;
- metadata artikel;
- daftar referensi; dan
- materi tambahan yang secara resmi diterbitkan bersama artikel.
Jurnal dapat meminta pengguna membuat akun hanya untuk menjalankan fungsi tertentu dalam OJS, seperti mengirimkan naskah, melakukan review, atau mengikuti proses editorial. Persyaratan akun tersebut tidak membatasi akses pembaca terhadap artikel yang telah diterbitkan.
3. Lisensi Publikasi
JUTIKOM menerbitkan artikel berdasarkan lisensi:
| Creative Commons Attribution 4.0 International License atau CC BY 4.0
Lisensi CC BY 4.0 memberikan hak kepada pengguna untuk:
- menyalin dan mendistribusikan artikel dalam media atau format apa pun;
- mengadaptasi, mengubah, menerjemahkan, atau mengembangkan materi;
- menggunakan artikel untuk kepentingan akademik, pendidikan, penelitian, maupun tujuan komersial yang sah; dan
- menyimpan serta menyebarluaskan artikel melalui repositori, perpustakaan digital, situs institusi, atau media ilmiah lainnya.
Pengguna wajib:
- memberikan kredit yang layak kepada penulis;
- mencantumkan sumber publikasi asli;
- mencantumkan tautan atau keterangan lisensi;
- menyatakan apabila pengguna melakukan perubahan terhadap materi; dan
- tidak menyatakan bahwa penulis atau JUTIKOM mendukung penggunaan atau perubahan yang dilakukan.
CC BY 4.0 mengizinkan pembagian dan adaptasi karya untuk berbagai tujuan selama pengguna memberikan atribusi yang sesuai, mencantumkan lisensi, dan menjelaskan perubahan yang dilakukan.
4. Hak Cipta Penulis
Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Penulis memberikan kepada JUTIKOM hak publikasi pertama dan hak untuk menerbitkan, mendistribusikan, mengarsipkan, serta menampilkan artikel sebagai bagian dari penerbitan jurnal.
Penulis mengizinkan JUTIKOM untuk:
- menerbitkan artikel dalam format elektronik;
- menyimpan artikel dalam sistem OJS;
- mendistribusikan metadata dan teks lengkap kepada layanan pengindeksan;
- mengarsipkan artikel melalui sistem preservasi digital;
- melakukan perubahan format teknis tanpa mengubah substansi ilmiah; dan
- mencantumkan identitas JUTIKOM sebagai penerbit pertama artikel.
Kebijakan tersebut memungkinkan penulis mempertahankan kepemilikan hak cipta sekaligus memberikan kepastian hukum bagi jurnal untuk melakukan publikasi dan diseminasi.
5. Hak Penulis untuk Mengarsipkan Artikel
Penulis dapat menyimpan dan mendistribusikan artikel yang telah diterbitkan melalui:
- repositori institusi;
- repositori subjek;
- situs pribadi atau situs akademik penulis;
- profil peneliti;
- perpustakaan digital;
- media pembelajaran; dan
- platform akademik yang mematuhi hak cipta dan ketentuan lisensi.
Penulis harus mencantumkan sitasi publikasi asli, nama JUTIKOM, volume, nomor, tahun, halaman atau nomor artikel, serta Digital Object Identifier apabila tersedia.
Penulis tidak perlu meminta izin tambahan kepada jurnal selama proses penyimpanan dan distribusi tersebut mengikuti lisensi artikel.
6. Hak Pembaca dan Pengguna
Pembaca dapat menggunakan artikel JUTIKOM untuk:
- kegiatan penelitian;
- pembelajaran dan pengajaran;
- pengembangan metode, sistem, aplikasi, dan teknologi;
- tinjauan pustaka dan analisis bibliometrik;
- penyusunan kebijakan;
- penerjemahan dan adaptasi;
- pengembangan dataset ilmiah; dan
- kegiatan lain yang sesuai dengan hukum dan lisensi.
Pengguna harus menjaga integritas karya, memberikan atribusi yang benar, serta tidak mengubah informasi dengan cara yang dapat menyesatkan pembaca mengenai temuan atau kesimpulan penulis.
7. Pengindeksan dan Pemrosesan oleh Mesin
JUTIKOM mengizinkan mesin pencari, sistem pengindeksan, perpustakaan digital, agregator ilmiah, dan layanan penemuan informasi untuk:
- mengindeks metadata artikel;
- menelusuri teks lengkap;
- membuat tautan menuju artikel;
- memproses metadata untuk kepentingan analisis ilmiah;
- memasukkan artikel ke dalam sistem sitasi; dan
- melakukan pemanenan metadata melalui protokol yang didukung OJS.
JUTIKOM menyediakan akses tersebut untuk meningkatkan keterlihatan, keterlacakan, dan pemanfaatan artikel dalam ekosistem komunikasi ilmiah.
8. Akses Terbuka dan Biaya Publikasi
Kebijakan akses terbuka mengatur kebebasan pembaca dalam mengakses artikel. Kebijakan ini tidak secara otomatis menentukan ada atau tidaknya biaya yang dibebankan kepada penulis.
JUTIKOM menjelaskan seluruh ketentuan mengenai:
- biaya pengiriman naskah;
- biaya pemrosesan artikel;
- biaya publikasi;
- biaya tambahan;
- pembebasan biaya; dan
- mekanisme pembayaran
secara transparan melalui halaman Article Processing Charges .
JUTIKOM tidak akan mengenakan biaya yang tidak diumumkan secara terbuka sebelum penulis mengirimkan naskah. Biaya publikasi, apabila diberlakukan, tidak memengaruhi keputusan editor dan reviewer mengenai penerimaan atau penolakan artikel.
DOAJ membedakan secara jelas kebijakan akses terbuka dengan model pembiayaan jurnal. Jurnal harus menyampaikan seluruh biaya kepada penulis secara transparan dan tetap menetapkan lisensi yang jelas untuk artikel yang diterbitkan.
9. Tidak Ada Pembatasan Akses Berdasarkan Pengguna
JUTIKOM tidak membatasi akses berdasarkan:
- institusi pengguna;
- wilayah geografis;
- kewarganegaraan;
- status akademik;
- pekerjaan;
- kemampuan membayar; atau
- keanggotaan organisasi.
Setiap orang memperoleh hak akses yang sama terhadap artikel yang telah diterbitkan.
10. Materi Pihak Ketiga
Lisensi artikel tidak selalu mencakup materi pihak ketiga yang digunakan dalam artikel, seperti gambar, peta, dataset, perangkat lunak, instrumen, atau materi berhak cipta lainnya.
Penulis harus:
- memperoleh izin penggunaan apabila diperlukan;
- mencantumkan sumber dan pemegang hak;
- menjelaskan ketentuan lisensi materi pihak ketiga; dan
- memberikan informasi apabila materi tersebut tidak termasuk dalam lisensi artikel.
Pengguna harus memperoleh izin tambahan dari pemegang hak apabila ingin menggunakan materi pihak ketiga di luar batas penggunaan yang diizinkan.
11. Tanggung Jawab Pengguna
Pengguna bertanggung jawab memastikan bahwa penggunaan artikel:
- mematuhi ketentuan lisensi;
- memberikan atribusi yang benar;
- tidak melanggar hak moral penulis;
- tidak memanipulasi isi artikel secara menyesatkan;
- tidak menghapus informasi kepengarangan dan sumber;
- tidak melanggar privasi atau kerahasiaan data; dan
- tidak bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.
JUTIKOM dapat meminta pengguna memperbaiki atribusi atau menghentikan penggunaan apabila pengguna melanggar ketentuan lisensi atau menyalahgunakan identitas jurnal.
12. Komitmen JUTIKOM
JUTIKOM berkomitmen mengembangkan akses terbuka yang berkelanjutan, transparan, bertanggung jawab, dan mendukung pemerataan pengetahuan.
JUTIKOM akan meninjau kebijakan ini secara berkala agar tetap sesuai dengan perkembangan standar publikasi ilmiah, teknologi, hukum, kebutuhan penulis, dan kepentingan masyarakat akademik.