Publication Ethics

JUTIKOM: Jurnal Teknologi Informasi, Informatika dan Ilmu Komputer merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Informatika, Universitas Langlangbuana. JUTIKOM berkomitmen menjaga integritas, objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam seluruh proses publikasi ilmiah.

1. Tanggung Jawab Editor

Editor bertanggung jawab menilai naskah berdasarkan kualitas ilmiah, orisinalitas, kejelasan metode, kontribusi penelitian, serta kesesuaiannya dengan fokus dan ruang lingkup JUTIKOM.

Keputusan editorial tidak boleh dipengaruhi oleh latar belakang suku, agama, gender, kewarganegaraan, afiliasi institusi, pandangan politik, hubungan pribadi, maupun kepentingan komersial penulis.

Editor wajib:

  1. menjamin proses penilaian yang adil, objektif, dan independen;
  2. menjaga kerahasiaan naskah, data penulis, dan identitas reviewer;
  3. menghindari serta mengungkapkan konflik kepentingan;
  4. memilih reviewer yang sesuai dengan bidang keilmuan naskah;
  5. menindaklanjuti dugaan plagiarisme, fabrikasi, falsifikasi, manipulasi sitasi, publikasi ganda, atau pelanggaran etika lainnya;
  6. memberikan kesempatan kepada penulis untuk menjelaskan atau menanggapi dugaan pelanggaran;
  7. menjaga integritas rekam publikasi melalui koreksi, pencabutan, atau tindakan editorial lainnya apabila diperlukan; dan
  8. memastikan keputusan penerbitan tidak dipengaruhi oleh kepentingan finansial atau komersial.

Editor bertanggung jawab atas materi yang diterbitkan dan harus mengambil keputusan secara adil serta tidak memihak.

2. Tanggung Jawab Reviewer

Reviewer hanya boleh menerima penugasan apabila memiliki kompetensi yang sesuai dan dapat menyelesaikan penilaian dalam waktu yang ditentukan.

Reviewer wajib:

  1. memberikan penilaian secara objektif, kritis, konstruktif, dan profesional;
  2. menjaga kerahasiaan naskah dan seluruh informasi yang diperoleh selama proses review;
  3. tidak menggunakan data, metode, gagasan, atau informasi dalam naskah untuk kepentingan pribadi;
  4. menyampaikan konflik kepentingan kepada editor;
  5. menolak penugasan apabila terdapat hubungan pribadi, profesional, akademik, atau finansial yang dapat memengaruhi objektivitas;
  6. menyampaikan kekurangan naskah secara jelas dan disertai alasan akademik;
  7. mengidentifikasi karya relevan yang belum dirujuk oleh penulis;
  8. tidak memaksakan sitasi terhadap karya reviewer yang tidak relevan; dan
  9. menyelesaikan review sesuai tenggat waktu.

Reviewer harus menjaga kerahasiaan, menyatakan konflik kepentingan, dan memberikan kritik yang objektif serta konstruktif.

3. Tanggung Jawab Penulis

Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya ilmiah yang asli, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penulis wajib:

  1. menyajikan metode, data, hasil, dan pembahasan secara jujur serta akurat;
  2. tidak melakukan fabrikasi, falsifikasi, manipulasi data, atau manipulasi gambar;
  3. memastikan naskah bebas dari plagiarisme dan penggunaan karya pihak lain tanpa atribusi;
  4. tidak mengirimkan naskah yang sama secara bersamaan ke jurnal lain;
  5. tidak menerbitkan kembali substansi yang sama tanpa pengungkapan dan alasan yang sah;
  6. mencantumkan seluruh sumber yang digunakan secara benar;
  7. memastikan seluruh penulis telah memberikan kontribusi yang nyata;
  8. memperoleh persetujuan seluruh penulis sebelum naskah dikirimkan;
  9. mengungkapkan sumber pendanaan dan konflik kepentingan;
  10. menyediakan data pendukung apabila diminta oleh editor untuk kepentingan verifikasi; dan
  11. segera memberitahukan editor apabila menemukan kesalahan penting setelah naskah dikirim atau diterbitkan.

Hasil penelitian harus dilaporkan dengan jujur, tanpa fabrikasi, falsifikasi, plagiarisme, atau publikasi berulang yang tidak diungkapkan.

4. Orisinalitas dan Plagiarisme

Setiap naskah yang dikirimkan ke JUTIKOM harus merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk yang secara substansial sama.

Penulis wajib memberikan sitasi dan atribusi yang tepat ketika menggunakan:

  • gagasan;
  • teori;
  • data;
  • tabel;
  • gambar;
  • algoritma;
  • kode program;
  • metode;
  • pernyataan; atau
  • materi milik pihak lain.

JUTIKOM dapat menggunakan perangkat pemeriksaan kemiripan untuk membantu proses evaluasi. Hasil persentase kemiripan tidak digunakan sebagai satu-satunya dasar keputusan. Editor akan menilai sumber, pola, konteks, dan substansi kemiripan untuk menentukan apakah terdapat plagiarisme, self-plagiarism, atau penggunaan kembali teks yang tidak tepat.

Naskah yang terbukti mengandung plagiarisme dapat ditolak, dihentikan prosesnya, dikoreksi, atau dicabut setelah diterbitkan sesuai tingkat pelanggarannya.

5. Publikasi Ganda dan Pengiriman Bersamaan

Penulis tidak diperkenankan:

  1. mengirimkan naskah yang sama kepada lebih dari satu jurnal dalam waktu bersamaan;
  2. mempublikasikan kembali hasil penelitian yang sama tanpa pengungkapan;
  3. membagi satu penelitian menjadi beberapa artikel secara tidak wajar untuk meningkatkan jumlah publikasi;
  4. menggunakan kembali sebagian besar isi artikel sebelumnya tanpa sitasi dan penjelasan yang memadai; atau
  5. menyembunyikan publikasi terdahulu yang memiliki kemiripan substansial.

Apabila naskah merupakan pengembangan dari artikel konferensi, laporan penelitian, tesis, disertasi, atau preprint, penulis harus mengungkapkan sumber tersebut dan menjelaskan kontribusi baru yang ditambahkan.

6. Authorship dan Contributorship

Nama penulis hanya dapat dicantumkan bagi pihak yang memberikan kontribusi ilmiah yang substansial terhadap penelitian dan penulisan artikel.

Setiap penulis harus:

  1. berkontribusi pada konsepsi, desain, pengumpulan data, analisis, interpretasi, atau penulisan;
  2. membaca dan menyetujui versi akhir naskah;
  3. menyetujui pengiriman naskah ke JUTIKOM; dan
  4. bertanggung jawab atas integritas bagian penelitian yang dikerjakannya.

Kontributor yang tidak memenuhi kriteria authorship dapat dicantumkan pada bagian ucapan terima kasih. Perubahan penulis setelah submission harus disertai alasan yang jelas dan persetujuan tertulis dari seluruh penulis.

7. Konflik Kepentingan dan Pendanaan

Penulis, reviewer, dan editor wajib mengungkapkan kepentingan yang dapat memengaruhi atau dipersepsikan memengaruhi objektivitas proses publikasi.

Konflik kepentingan dapat berupa:

  • hubungan keuangan;
  • hubungan pekerjaan;
  • hubungan pribadi atau keluarga;
  • persaingan akademik;
  • kerja sama penelitian;
  • kepemilikan usaha;
  • konsultasi;
  • pendanaan;
  • hubungan kelembagaan; atau
  • kepentingan lain yang berkaitan dengan naskah.

Penulis harus mencantumkan sumber pendanaan dan menjelaskan peran pemberi dana dalam desain penelitian, pengumpulan data, analisis, penulisan, serta keputusan publikasi. Kebijakan konflik kepentingan harus jelas karena konflik dapat memengaruhi proses review, keputusan editorial, dan interpretasi penelitian.

8. Etika Penelitian dan Pengelolaan Data

Penelitian yang melibatkan manusia, data pribadi, informasi sensitif, atau hewan harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan etika dan peraturan yang berlaku.

Apabila relevan, penulis harus menyampaikan:

  1. persetujuan komite etik atau lembaga yang berwenang;
  2. nomor atau bukti persetujuan etik;
  3. persetujuan partisipan atau informed consent;
  4. prosedur perlindungan privasi dan kerahasiaan data;
  5. sumber dan izin penggunaan dataset;
  6. prosedur anonimisasi data; dan
  7. izin penggunaan perangkat lunak, gambar, instrumen, atau materi berhak cipta.

Editor dapat meminta data mentah, kode program, instrumen, dokumentasi pengujian, atau informasi pendukung untuk memverifikasi reliabilitas penelitian. COPE menempatkan pengelolaan data, persetujuan etik, pencegahan fabrikasi dan falsifikasi sebagai bagian penting kebijakan integritas publikasi.

9. Penggunaan Artificial Intelligence

Perangkat kecerdasan buatan generatif atau large language models tidak dapat dicantumkan sebagai penulis karena tidak dapat memenuhi tanggung jawab authorship.

Penulis yang menggunakan perangkat AI dalam:

  • penyusunan teks;
  • penerjemahan;
  • pembuatan gambar;
  • pembuatan kode program;
  • pengumpulan atau analisis data; atau
  • aktivitas penelitian lainnya

harus mengungkapkan nama perangkat, versi apabila tersedia, tujuan penggunaan, dan bagian naskah yang dibantu oleh perangkat tersebut. Pengungkapan dapat dicantumkan pada bagian metode atau bagian lain yang sesuai.

Penulis tetap bertanggung jawab penuh atas akurasi, orisinalitas, validitas referensi, perlindungan data, pelanggaran hak cipta, dan seluruh isi naskah. AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis, dan penggunaan AI yang memengaruhi proses penelitian atau penyusunan artikel harus diungkapkan secara transparan.

Reviewer dan editor tidak diperkenankan memasukkan naskah atau data rahasia ke dalam layanan AI eksternal yang dapat menyimpan atau menggunakan data tersebut tanpa izin dan perlindungan kerahasiaan yang memadai.

10. Penanganan Dugaan Pelanggaran

Setiap dugaan pelanggaran publikasi akan ditangani secara objektif, rahasia, proporsional, dan berdasarkan bukti.

Prosedur penanganannya meliputi:

  1. penerimaan dan pencatatan laporan;
  2. pemeriksaan awal oleh editor;
  3. pengumpulan dokumen dan bukti;
  4. pemberian kesempatan kepada pihak terkait untuk menjelaskan;
  5. konsultasi dengan dewan editor atau pihak independen apabila diperlukan;
  6. komunikasi dengan institusi penulis apabila terdapat dugaan serius;
  7. penetapan tindakan editorial; dan
  8. dokumentasi hasil pemeriksaan.

Tindakan yang dapat diberikan mencakup:

  • permintaan klarifikasi;
  • permintaan perbaikan;
  • penghentian proses review;
  • penolakan naskah;
  • penerbitan koreksi;
  • penerbitan expression of concern;
  • pencabutan artikel;
  • pemberitahuan kepada institusi atau pihak terkait; atau
  • pembatasan pengiriman naskah untuk periode tertentu.

Keputusan harus mempertimbangkan tingkat pelanggaran, kekuatan bukti, dampak terhadap rekam ilmiah, dan hak setiap pihak untuk memberikan tanggapan.

11. Koreksi, Expression of Concern, dan Retraction

JUTIKOM dapat menerbitkan koreksi apabila ditemukan kesalahan yang tidak membatalkan validitas utama artikel.

Expression of concern dapat diterbitkan ketika terdapat kekhawatiran serius terhadap reliabilitas artikel, tetapi pemeriksaan belum menghasilkan kesimpulan yang memadai.

Artikel dapat dicabut apabila:

  1. hasil atau kesimpulannya tidak dapat dipercaya karena kesalahan besar;
  2. terdapat fabrikasi atau falsifikasi data;
  3. terdapat plagiarisme;
  4. terjadi publikasi ganda yang tidak sah;
  5. penelitian dilakukan secara tidak etis;
  6. peer review telah dimanipulasi;
  7. authorship atau identitas telah dipalsukan; atau
  8. konflik kepentingan serius tidak diungkapkan.

Retraction dilakukan untuk memperbaiki dan menjaga integritas rekam ilmiah, bukan semata-mata untuk menghukum penulis. Pemberitahuan pencabutan harus menjelaskan artikel yang dicabut, alasan pencabutan, dan tetap dapat diakses secara terbuka.

12. Pengaduan dan Banding

Penulis atau pihak lain dapat menyampaikan pengaduan mengenai proses editorial, peer review, keputusan publikasi, konflik kepentingan, atau dugaan pelanggaran melalui kontak resmi JUTIKOM.

Banding harus:

  1. disampaikan secara tertulis;
  2. menyebutkan judul dan identitas naskah;
  3. menjelaskan alasan banding secara spesifik;
  4. memberikan bukti atau argumentasi akademik; dan
  5. menggunakan bahasa profesional.

Banding akan diperiksa oleh Editor-in-Chief. Apabila Editor-in-Chief memiliki konflik kepentingan, pemeriksaan akan dialihkan kepada editor lain atau panel independen. Banding tidak menjamin perubahan keputusan editorial.

13. Independensi Editorial dan Tanggung Jawab Penerbit

Program Studi Informatika, Universitas Langlangbuana sebagai penerbit mendukung kebebasan dan independensi keputusan editorial.

Penerbit tidak boleh memengaruhi penerimaan atau penolakan naskah untuk kepentingan politik, pribadi, kelembagaan, atau komersial. Penerbit mendukung pengelolaan arsip, keamanan sistem, transparansi kebijakan, penanganan pelanggaran, dan keberlanjutan penerbitan JUTIKOM.